PROFIL & E-Jurnal GO-STIEP

http://www.ejournal.stieperdagangan.ac.id.stieperdaganganpdggo.ac.id/index.php/Artikel/login

STIE PERDAGANGAN MELAHIRKAN WIRAUSAHA2  MUDA

Strategi Perguruan Tinggi Mewujudkan Entrepreneurial Campus 

Sebagai akademisi yang juga

turut concern menangani entrepreneuship diperguruan tinggi, penulis mencoba memberikan gagasan yang mungkin sederhana dan bukan sesuatu yang baru, untuk coba diimplementasikan oleh perguruan tinggi dalam menumbuhkan ”geliat” entrepreneurship diperguruan tinggi, yaitu :

  1. Menyusun Kurikulum. Dalam merumuskan sistem/metode pembelajaran dan pelatihan kewirusahaan, perguruan tinggi harus dengan sungguh-sungguh mendesign mata kuliah/materi kewirausahaan untuk mahasiswanya, dimulai dari pembuatan  silabus, satuan acara pengajaran (SAP), Slide Presentasi, modul teori, modul praktikum/praktek, pembuatan buku panduan, dll. Rumusan itu tentunya harus dikerjakan oleh sebuah tim yang benar-benar expert dan expereince diberbagai bidang keilmuan. Yang kurang diperhatikan oleh perguruan tinggi dalam merumuskan kurikulum ini adalah tidak/kurangnya mengikutsertakan akademisi non ekonomi dan praktisi/pelaku usaha serta motivator entrepreneurship didalam team penyusun, sehingga mata kuliah/materi yang diberikan tidak/kurang  berkualitas. Hal ini penting dilakukan mengingat kolaborasi antara akademis, praktisi dan motivator akan menghasilkan konsep dan gagasan kewirausahaan yang  tepat dan sesuai untuk mahasiswa dari berbagai disiplin keilmuan. Menyusun kurikulum entrepreneurship, tidak serta merta menjadikan entrepreneurship sebagai mata kuliah tersendiri, namun bisa saja muatan entrepreneurship ini dimasukan kedalam sebagian/seluruh mata kuliah.
  2. Peningkatan SDM Dosen. Setidaknya Perguruan tinggi harus mempersiapkan SDM Dosen yang mampu ”5M” sebagai berikut :  (1) mampu memberikan paradigma baru tentang pentingnya kewirausahaan. (2) mampu merubah/mengarahkan mindset mahasiswa menjadi seorang yang berjiwa entrepreneurship. (3) mampu menginspirasi dan memotivasi  mahasiswa menjadi SDM yang mandiri. (4) mampu memberikan contoh karya nyata  kewirausahaan (barang/jasa) dan menyuguhkan succes story. (5) mampu menghasilkan SDM mahasiswa/alumni menjadi seorang intrapreneur atau entrepreneur sukses. Program peningkatan SDM Dosen ini dapat melalui berbagai cara diantaranya melalui ”5P” sebagai berikut (1). Program Short course entrepreneurship (program pelatihan kewirausahaan untuk dosen), (2) Program seminar/workshop/lokakarya entrepreneurship. (3) program pemagangan dosen di dunia usaha, (4) program sarasehan dengan mitra usaha/dunia usaha (5) program pembinaan/pendampingan dosen baru. Dengan program ”5P” yang penulis gagas ini, diharapkan setiap dosen  (bukan hanya dosen entrepreneurship saja) mampu menunaikan ”5M” yang penulis usulkan.
  3. Membentuk Entrepreneurship Center (baik institusi kampus ataupun berupa organisasi kemahasiswaan).Patut dicontoh beberapa perguruan tinggi yang telah eksis mengelola berbagai kegiatan dibidang kewirusahaan mahasiswa..